Muara Bulian, kaliber38news.com Sebanyak 300 lebih peserta pelatihan yang berasal dari anggota dan manajer Brigade Pangan serta petani sekitar ikuti pelatihan penyiapan tenaga kompeten Alsintan yang dilaksanakan oleh Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi berlangsung selama tiga hari, 20-22 Mei 2025.
Peserta pelatihan berasal dari anggota Brigade Pangan dan petani di Kabupaten Batanghari dengan jumlah Brigade Pangan yang dilatih sebanyak 11 BP. Diantaranya 2 BP di Kecamatan Pemayung, 2 BP di Kecamatan Muara Bulian, 3 BP di Kecamatan Bathin XXIV serta 4 BP di Kecamatan Maro Sebo Ulu.
Muhammad Malawi selaku manajer BP di Kembang Seri mengatakan bahwa pelatihan seperti sangat diperlukan guna meningkatkan kompetensi anggota BP serta para petani yang ada diwilayah garapan BP di Desa Kembang Seri. Apalagi alat mesin pertanian yang diberikan oleh Kementerian Pertanian tergolong baru bagi mereka sehingga perlu pelatihan dan pendampingan agar alat tersebut diopersionalkan dan berfungsi dalam program swasembada pangan.
“Kami sangat berterimakasih dengan diadakannya pelatihan seperti ini, mengingat alat mesin pertanian yang kami terima tergolong baru di des aini sehingga perlu dilatih dan didampingi agar alat tersebut dapat digunakan saat mengolah lahan, menanam dan mungkin juga saat panen,” ujar Malawi.
Pelatihan penyiapan tenaga kompeten Alsintan ini sendiri memuat materi utama seperti pengoperasionalkan Alsintan, Manajemen Keuangan serta agar BP mampu menghasilkan uang dan dikelola dengan baik, serta materi-materi lain yang dibutuhkan dilapangan. Para narasumber berasal dari expert yang didatangkan oleh panitia setempat.
“Untuk para narasumber kita berasal dari petani ataupun tenaga kompeten yang memang sudah expert selama ini, contohnya pengelolaan Alsintan berasal dari Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) yeng memang selama ini sudah terbiasa mengoperasionalkan dan merawat Alsintan”, ujar Vika Oktapinanda.
Vika juga menjelaskan bahwa para anggota Brigade Pangan dan petani khususnya di desa Napal Sisik begitu antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan ini sehingga setiap materi yang diberikan oleh para narasumber diikuti secara penuh oleh para peserta.
Bapeltan Jambi sebagai pengganggung jawab kegiatan tidak hanya memberikan layanan pelatihan kepada peserta namun juga bertanggung jawab menjaga kualitas hasil daripelatihan sehingga tidak ada satupun item kegiatan yang ditinggalkan. Penjagaan kualitas hasil ini akan terus dipantau terutama kepada para peserta pasca pelatihan nantinya.
Sementara ini Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman selalu mengingatkan agar Alisntan yang telah diberikan agar dioptimalkan dan tidak ada satupun yang tidak berfungsi. Semua Alsintan harus berada dilapangan dan digunakan untuk mengolah lahan, menanam, mengairi sawah ataunpun juga digunakan saat panen nanti.
“Alsintan yang sudah diberikan harus segera berada dilapangan, jangan ada Alsintan yang mangkrak dan tidak digunakan”, ujarnya beberapa waktu lalu.
Kegiatan pelatihan penyiapan tenaga kompeten Alsintan ini sendiri akan dilaksanakan secara marathon oleh Bapeltan Jambi di semua Brigade Pangan khususnya yang ada di Provinsi Jambi.
( Abdi )



