Iklan

Iklan

Aksi Demokrasi Cipayung Plus dan BEM Gelar Aksi Evaluasi 100 Hari Kiner Walikota Lubuklinggau

Kaliber38 News
, May 26, 2025 WIB Last Updated 2025-05-26T10:34:18Z


Lubuklinggau, Senin 26 Mei 2025 — Sejumlah elemen mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai kampus di Kota Lubuklinggau menggelar aksi demonstrasi damai untuk mengevaluasi 100 hari kinerja Wali Kota Lubuklinggau. Aksi ini dimulai pukul 09.00 WIB dengan titik kumpul di kawasan Taman Olahraga Megang, sebagai simbol perjuangan masyarakat Lubuklinggau.


Dengan mengusung tema besar “Tuntaskan Janji Politik Linggau Juara”, massa aksi menyuarakan berbagai tuntutan yang dinilai belum dipenuhi oleh pemerintah kota dalam tiga bulan pertama masa kepemimpinan wali kota yang baru.


Aksi ini membawa 10 poin tuntutan utama, antara lain:

1. Realisasi anggaran RT dan pembayaran gaji RT yang tertunda.

2. Penghentian praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam birokrasi.

3. Penyelesaian masalah sampah yang belum tertangani dengan baik.

4. Pemenuhan janji pelunasan tunggakan BPJS.

5. Pemberhentian event hiburan yang tidak berdampak positif dan hanya membebani APBD.

6. Distribusi seragam sekolah gratis yang belum merata.

7. Pembenahan layanan kesehatan di fasilitas publik.

8. Penghentian kriminalisasi terhadap masyarakat.

9. Penolakan terhadap angkutan batu bara yang merusak jalan dan mencemari lingkungan.

10. Penutupan total tempat hiburan malam ilegal dan pemberantasan praktik prostitusi di kota ini.


Aksi ini dilengkapi dengan sound system, mobil komando, bendera OKP dan BEM, spanduk tuntutan, cat semprot, tali plastik, dan ban bekas sebagai simbol perlawanan rakyat terhadap kebijakan yang tidak pro-rakyat.


Aksi berlangsung tertib di bawah komando Teguh Ramadhan sebagai Koordinator Aksi (Korak) dan M. Arka sebagai Koordinator Lapangan (Korlap). Mereka menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk partisipasi demokratis dari mahasiswa dan pemuda sebagai agen perubahan.


“Kami hadir di sini untuk mengingatkan Wali Kota bahwa jabatan adalah amanah rakyat. Jika janji tidak ditepati, rakyat berhak menuntut,” tegas Peserta Aksi dalam orasinya.


Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan berjalan dalam suasana damai. Para peserta aksi menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat. (Afra Pranata)

Komentar

Tampilkan

  • Aksi Demokrasi Cipayung Plus dan BEM Gelar Aksi Evaluasi 100 Hari Kiner Walikota Lubuklinggau
  • 0

Terkini Lainnya