Pasaman, kaliber38news.com Jalan provinsi di Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, yang banyak dikeluhkan masyarakat karena kondisi berlubang, kini telah mulai diperbaiki. Perbaikan jalan tersebut akan melalui empat tahapan terstruktur untuk memastikan hasil yang optimal.
Langkah awal yang tengah dilakukan adalah perbaikan sementara dengan menutup lubang pada badan jalan menggunakan material pengerasan. Tahap ini bertujuan untuk segera meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan sebelum tahap pengaspalan dilakukan secara menyeluruh.
Secara rinci, pembangunan dan perbaikan jalan tersebut melalui tahapan sebagai berikut:
1. Identifikasi dan Laporan: Pencatatan titik-titik kerusakan jalan serta pendataan keluhan masyarakat yang kemudian dilaporkan ke pihak berwenang.
2. Koordinasi dan Persiapan: Penyelenggaraan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang menangani jalan dan jembatan, termasuk penyusunan rencana kerja dan persiapan material serta alat berat.
3. Perbaikan Sementara dengan Pengerasan: Penutupan dan perataan lubang-lubang menggunakan material pengerasan agar kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas dengan lebih aman, sebagai bagian dari program pemeliharaan jalan provinsi.
4. Pengaspalan Menyeluruh: Tahap akhir yang akan dilakukan setelah proses pengerasan selesai, yaitu pelapisan aspal untuk menjadikan jalan kembali dalam kondisi baik dan tahan lama.
Langkah awal perbaikan ini merupakan respon cepat dari Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak, setelah menerima laporan dan keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak serta membahayakan pengguna jalan. Sebelumnya, ia telah melakukan koordinasi dengan pihak provinsi agar penanganan segera dilakukan, mengingat ruas jalan tersebut termasuk dalam kewenangan provinsi.
Sebagai wakil rakyat dari Fraksi Partai Gerindra di DPRD Sumbar, Khairuddin menegaskan akan terus mengawal seluruh tahapan perbaikan jalan provinsi di wilayah Pasaman, khususnya ruas yang menghubungkan Panti dengan Simpang Empat Dua Koto. Ia menyampaikan bahwa setiap tahapan akan dilakukan dengan memperhatikan standar teknis agar hasilnya dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Masyarakat setempat menyambut baik dimulainya perbaikan ini. Selama ini, kondisi jalan berlubang sering membuat kendaraan harus memperlambat laju dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Dengan dilaksanakannya seluruh tahapan perbaikan, diharapkan akses transportasi masyarakat di Kecamatan Dua Koto kembali lancar dan aktivitas ekonomi warga dapat berjalan lebih optimal.
Jurnalis,
Abdi Novirta


