Lebak, Banten – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lebak Gedong menegaskan komitmen penuh dalam menyukseskan Hari Lahir (Harlah) Badak Banten ke-11 sebagai momentum strategis konsolidasi nasional dan penguatan barisan organisasi dari pusat hingga ranting. Ketua DPC Lebak Gedong, Mamad Ripai, menyatakan seluruh kader siap bergerak satu komando, disiplin, dan loyal terhadap garis perjuangan organisasi.
Harlah ke-11 Badak Banten yang digelar di Pantai Marina Carita No.1, Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten ini tidak dimaknai sekadar perayaan, melainkan ruang evaluasi, refleksi, dan penguatan struktur organisasi. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan lengkap, mulai dari Ketua DPW, Ketua DPD Serang, Ketua DPD Tangerang, Ketua DPD Lebak, hingga seluruh Ketua DPC, PAC, dan ranting, menegaskan soliditas dan kesatuan barisan Badak Banten.
> “Harlah ke-11 ini menjadi momentum penting bagi DPC Lebak Gedong. Kami pastikan seluruh kader solid, disiplin, dan tegak lurus pada arahan pusat. Badak Banten harus hadir nyata di tengah masyarakat, bukan hanya sekadar simbol organisasi,” tegas Mamad Ripai, Ketua DPC Lebak Gedong.
Ia menambahkan bahwa DPC Lebak Gedong siap menjadi garda terdepan perjuangan di tingkat daerah, menjaga marwah organisasi, serta membela kepentingan masyarakat.
> “Loyalitas dan satu komando adalah kekuatan kami. Semua kader harus bergerak seirama demi kehormatan dan keberpihakan Badak Banten kepada rakyat,” lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badak Banten, Bahir, menegaskan bahwa Harlah ke-11 merupakan tonggak penting dalam memperkuat sistem organisasi dan kedisiplinan kader di semua tingkatan.
> “Sebelas tahun perjalanan Badak Banten adalah bukti keteguhan organisasi ini. Konsolidasi harus nyata, administrasi harus tertib, dan komando harus jelas. Dari DPP hingga ranting, kita wajib bergerak satu arah demi menjaga marwah organisasi dan memastikan Badak Banten tetap berdiri tegak membela rakyat,” tegas Bahir.
Ia menekankan bahwa kekuatan Badak Banten terletak pada kedisiplinan struktur dan loyalitas kader, bukan pada figur semata.
> “Organisasi yang besar adalah organisasi yang tertib, solid, dan taat pada aturan. Itulah fondasi Badak Banten hari ini dan ke depan,” tambahnya.
Momentum Harlah ke-11 ini juga menjadi ruang refleksi perjuangan. Penasehat Badak Banten, Sardi, menyampaikan doa dan pesan penuh makna, mengenang perjalanan panjang Badak Banten sejak berdiri hingga memasuki usia ke-11 tahun.
> “Sebelas tahun adalah perjalanan penuh ujian dan pengorbanan. Badak Banten lahir dari niat tulus, tumbuh dalam perjuangan, dan bertahan karena persaudaraan. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi langkah Badak Banten, menguatkan persatuan, dan meneguhkan keberanian kita untuk terus membela kebenaran dan masyarakat,” tutur Sardi.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua Umum DPP Badak Banten, TB. Ai, dan Ketua OKK DPP Badak Banten, Atang Solihin (Ki Bangkol), yang menegaskan pentingnya disiplin, soliditas, dan satu komando sebagai roh perjuangan organisasi.
Penutup
Dengan semangat Harlah ke-11, DPC Lebak Gedong bersama seluruh jajaran Badak Banten meneguhkan komitmen untuk terus bersatu, solid, dan konsisten membela rakyat. Harlah ini menjadi pengingat bahwa Badak Banten bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan perjuangan yang lahir dari rakyat, tumbuh bersama rakyat, dan mengabdi untuk rakyat.(Ifan)


