Panti, kaliber38news.com – 07 Februari 2026 Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumbar, Khairuddin Simanjuttak, melaksanakan kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang mencakup Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan berlangsung pada tanggal 2–9 Februari 2026 dalam Masa Sidang I Tahun 2025/2026.
Dalam kunjungannya ke Nagari Panti, Khairuddin menerima langsung aspirasi masyarakat terkait penutupan lokasi tempat pembuangan sampah yang selama ini digunakan. Aspirasi tersebut disampaikan oleh Ninik Mamak Jon Wilmar yang mewakili keresahan warga setempat.
Ninik Mamak Jon Wilmar memohon bantuan DPRD Provinsi Sumatera Barat untuk mencari solusi penyediaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) resmi, agar masyarakat tidak lagi kesulitan mengelola limbah rumah tangga.
Hal senada juga disampaikan oleh Wali Nagari Panti, yang mengungkapkan keterbatasan anggaran nagari menjadi kendala utama dalam menyediakan fasilitas pembuangan sampah secara mandiri. Ia berharap dukungan pemerintah provinsi melalui DPRD Sumbar dapat membantu menyelesaikan persoalan tersebut.
Kegiatan reses ini merupakan bagian dari upaya anggota dewan untuk menjemput aspirasi masyarakat secara langsung, memantau pelaksanaan program pembangunan, serta menyerap berbagai persoalan yang dihadapi warga. Selain Nagari Panti, Khairuddin juga dijadwalkan mengunjungi sejumlah nagari dan kecamatan lain, serta berdialog dengan unsur pemerintah daerah, tokoh adat, dan elemen masyarakat lainnya.
Beberapa isu lain yang menjadi perhatian dalam rangkaian reses ini antara lain pengembangan infrastruktur jalan desa, peningkatan layanan kesehatan dasar, serta akses pendidikan bagi anak-anak di daerah terpencil.
Sebelumnya, Khairuddin juga terlibat dalam pembahasan persoalan pengangkatan PPPK Tahun 2024 dari Kabupaten Pasaman. Saat itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi guna mendorong penyelesaian persoalan ke tingkat pusat.
Berbagai aspirasi yang dihimpun diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan provinsi. Khairuddin menegaskan bahwa seluruh keluhan masyarakat yang masuk dalam rentang tahun 2024–2025 tetap menjadi komitmennya untuk diperjuangkan hingga tuntas.
Sejumlah usulan yang telah diajukan sebelumnya, termasuk proposal bantuan baju seragam sekolah tingkat SLTA (SMA/SMK), juga akan terus dikawal di tingkat provinsi. Realisasi aspirasi tersebut akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran dan skala prioritas pembangunan daerah, dengan target penyelesaian pada tahun 2027.
“Reses ini adalah momentum penting untuk menjembatani komunikasi antara rakyat dan lembaga perwakilan. Keluhan warga Nagari Panti mengenai tempat pembuangan sampah akan kami kelola dan upayakan agar dapat diselesaikan pada 2027. Semua aspirasi masyarakat sejak 2024–2025, termasuk bantuan seragam sekolah SLTA dan kebutuhan lainnya, tetap menjadi tanggung jawab kami untuk diperjuangkan,” ujar Khairuddin Simanjuttak.
Ia juga mengharapkan seluruh masyarakat Nagari Panti serta pihak sekolah tingkat SLTP dan SLTA dapat menyusun proposal untuk pembangunan jalan usaha tani, kebutuhan sekolah, dan keperluan lainnya agar dapat diperjuangkan bersama.
*Jurnalis, kaliber38news.com (Abdi Novirta)*


