Jakarta, 10 Februari 2026 — Kementerian Koperasi menegaskan pentingnya revitalisasi koperasi mahasiswa sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi generasi muda. Penegasan tersebut disampaikan dalam bentuk materi dan arahan kebijakan saat audiensi bersama Forum Komunikasi Koperasi Mahasiswa Indonesia (FKKMI).
Dalam materi yang disampaikan, Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia memaparkan berbagai tantangan mendasar yang masih dihadapi koperasi mahasiswa (Kopma), antara lain rendahnya literasi perkoperasian, persoalan regenerasi kepengurusan, keterbatasan kapasitas manajerial dan profesionalisme, hingga tuntutan adaptasi digital serta lemahnya dukungan dari sebagian perguruan tinggi.
Kementerian Koperasi menegaskan bahwa tantangan tersebut tidak dapat diselesaikan secara normatif, melainkan harus dijawab melalui langkah nyata dan sistematis. Salah satu upaya yang disampaikan dalam materi tersebut adalah penyediaan platform pembelajaran dan pengembangan talenta koperasi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia koperasi mahasiswa dan generasi muda secara umum.
Selain itu, dalam materi yang disampaikan juga ditekankan pentingnya konsolidasi nasional gerakan koperasi mahasiswa melalui forum bersama, seperti Kongres Koperasi Mahasiswa Se-Indonesia. Forum tersebut dipandang strategis sebagai ruang pertukaran gagasan, penguatan jejaring kepemimpinan muda, serta penyelarasan arah gerakan koperasi mahasiswa dengan kebijakan pemerintah.
Menanggapi materi dan arahan tersebut, Koordinator Wilayah BPW 1 FKKMI Sumatra Bagian Pertama (Sumbagtama), Muttaqin, menyampaikan bahwa agenda audiensi ini menjadi momentum silaturahim sekaligus penguatan pemahaman kader koperasi mahasiswa terhadap arah kebijakan perkoperasian nasional.
“Kami sangat mengapresiasi materi dan arahan yang disampaikan Kementerian Koperasi. Ini menjadi bekal penting bagi pengurus dan kader koperasi mahasiswa, khususnya di wilayah Sumatra, untuk melakukan pembenahan kelembagaan dan penguatan gerakan koperasi kampus,” ujarnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus BPW 1 FKKMI Sumbagtama, di antaranya Ketua Harian Fadel Muhammad Sabirin, Wakil Ketua V Mustafa Kamal, Wakil Sekretaris Fatimah Az-Zahra, Ketua Koordinator Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Ahmad Lubis, serta Ketua Koordinator Advokasi, Kelembagaan, dan Riset Novriandini Mubarok. Hadir pula Ketua Panitia Pelaksana Jamkopnas Agil, serta perwakilan Badan Pengurus Pusat (BPP) FKKMI.
FKKMI berharap materi dan arahan yang disampaikan Kementerian Koperasi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama konkret, termasuk peluang penyusunan nota kesepahaman (MoU), demi memperkuat koperasi mahasiswa sebagai rumah besar gerakan ekonomi generasi muda yang progresif, profesional, dan berkelanjutan. (Afra Pranata)


