Palembang, kaliber38news.com Ajang turnamen bulutangkis yang digelar di bawah naungan PBSI menjadi momentum penting bagi kebangkitan olahraga di Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang, dilaksanakan di gor data badminton Palembang.
"Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Abdullah Taufik, yang menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menjaring bibit-bibit atlet berprestasi ke depan,minggu (15/02/2026).
“yang diwawancarai oleh awak media Di acara seperti inilah momentum kebangkitan olahraga di Sumatera Selatan, khususnya di Palembang. Melalui PBSI ini, kita bisa mencari bibit-bibit unggul. Artinya semangat olahraga harus terus berkobar,” ujarnya.
"Ia menjelaskan, peserta turnamen datang dari berbagai kabupaten dan kota di Sumsel. Saat ini tercatat ada sembilan daerah yang ikut ambil bagian, di antaranya Prabumulih, Muara Enim, Lahat, dan Palembang.
"Ke depan, pihaknya menargetkan partisipasi seluruh kabupaten/kota di Sumsel dapat terpenuhi hingga mencapai 17 daerah. Turnamen ini juga direncanakan menjadi agenda rutin tahunan dengan skala yang lebih besar.
“Ke depan akan kita tingkatkan. Targetnya seluruh kabupaten/kota bisa ikut, jadi lengkap 17 daerah. Kita juga akan buat turnamen yang lebih besar dan menjadi agenda rutin tahunan,” tambahnya.
"Selain itu, di sela-sela agenda utama, akan digelar turnamen tambahan guna menjaga konsistensi pembinaan atlet bulutangkis di daerah.
"Dalam turnamen tersebut, panitia juga telah menyiapkan total hadiah yang cukup menarik. Untuk juara pertama disiapkan hadiah sebesar Rp8 juta, juara kedua Rp5 juta, dan juara ketiga Rp1,5 juta.
"Menurut Abdullah Taufik, besarnya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa olahraga bulutangkis masih sangat diminati masyarakat. Ia pun optimistis dari ajang seperti ini akan lahir atlet-atlet unggulan yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Bulutangkis ini olahraga internasional yang sangat dicintai banyak orang. Harapan kita, ke depan akan lahir atlet-atlet unggul dari Sumatera Selatan,” pungkasnya.(red)


