Lahat Sumatera Selatan. Sesuai tugas dan fungsinya, profesi jurnalis atau wartawan dalam menjalankan tugasnya mengacu pada undang-undang No 40 tahun 1999. Dimana keberadaan jurnalis diakui dan dilindungi oleh payung hukum dalam menjalankan tugasnya.
Namun sayangnya, masih saja ada oknum-oknum yang kerap menyepelekan bahkan masih terkesan “alergi” dengan keberadaan dan profesi wartawan.
Sikap kurang bersahabat diduga ditunjukan oleh oknum guru dan Kepsek SD negeri 1 pagar gunung lahat. Kedatangan yang tadinya dimaksudkan untuk bertemu dengan Kepala Sekolah guna konfirmasi terkait tiga titik pembangunan di dalam lingkungan sekolah tersebut Karana ketika awak media melakukan investigasi di beberapa pembangunan proyek yang sudah tahap pinising namun tidak di temukan papan informasi proyek juga terlihat nahan kerangka jendela atau di sebut kusen jendela masih menggunakan bahan bekas yang di rerehap ketika efriyadi dari media bin RI id bertanya kepada pekerja ini rehap apakah bangun an baru di jawab ini bangunan dari nol pak tapi kenapaa meng gunakan bahan bekas pak itu bukan bekas tapi bekas seteger karna di paku tidak hanya itu saja yang akan di konfirmasi oleh awak media juga terkait tentang kegiatan sekolah mulai dari penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sampai dengan jumlah murid, akan tetapi tidak membuahkan hasil.
Hal ini dialami oleh,” Kabiro media kaliber 38 pada Rabu (09/10/2024) sekira pukul 10:20 WIB, Saat menyambangi SD negeri 1, pagar gunung yang beralamat di desa.lesung batu kecamatan pagar dewa kabupaten lahat , guna untuk menemui Kepala Sekolah dimaksud.
Saat tiba di Sekolah SD negeri 1 pagar gunung , bertemu dengan beberapa oknum guru dan rumansah bertanya ada kepalah sekolah namun oknum oknum guru tersebut ada yang mengatakan ada ada juga yang mengatakan tidak ada sambil mengedip" kan mata kepada guru yang mengatakan ada tadi lalu mereka menutup pintu dan tidak mem persilahkan wartawan tersebut untuk masuk ke ruang tamu dan awak media menyoroti bahwa beberapa guru.dan “Kepala sekolah memang sengaja menghindari wartawan ada, apa dengan sekolah Han ini
Seolah tidak mengindahkan kehadiran awak media, para guru sibuk dengan kepentingan mereka ada yang bicara sambil jalan dan keluar ruangan seolah suasana mereka dibuat sibuk sekali dengan urusan mereka, seakan-akan tidak ada waktu untuk menemui dan berbincang dengan awak media.
Dengan demikian niatan untuk mengumpulkan informasi terkait aktivitas dan program yang dijalankan oleh Kepsek tidak membuahkan hasil, oknum Kepsek tersebut sangat alergi dengan para pekerja Kuli Tinta (Wartawan), diduga ada hal rahasia yang takut untuk dipublikasi... jurnalis (efriyadi)