Iklan

Iklan

Hujan Deras Mengguyur Wilayah Kabupaten Cirebon Mengakibatkan Akses Jalan Di Desa Sidamulnya Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon, Terputus Cirebon, Kaliber38news.com - Jalur utama desa di Desa Sidamulya, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, putus akibat tergerus banjir, pada Kamis malam, 23 Januari 2025. Hujan deras dan debit air meningkat membuat jalan tergerus. Kurnadi, salah satu warga mengatakan bahwa terputusnya jalan desa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat hujan deras melanda wilayah ini sejak Kamis sore. "Jalan ini mulai tergerus sejak pukul 21.00," ujar Kurnadi, Jumat 24 Januari 2025. Menurut Kurnadi, awalnya hanya sebagian kecil bagian jalan yang tergerus aliran air. Namun, karena karena debit air yang cukup besar dan deras, membuat pondasi jalan terus tergerus. Pantauan di lokasi, jalur putus total, karena seluruh bagian jalan ambruk. Ada lubang sepanjang sekitar empat meter dengan diameter 1,5 meter. "Sekarang tidak bisa dilintasi, jadi harus memutar lebih jauh," ujar Kurnadi. Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan. Karena, kata dia, jalur tersebut merupakan salah satu jalur utama warga untuk menghubungka desa disekitarnya. "Harapan saya, semoga segera diperbaiki, supaya mempermudah aktivitas warga," jelas Kurnadi. Pewarta : Bang Yo

Kaliber38 News
, January 24, 2025 WIB Last Updated 2025-01-24T11:52:11Z




Cirebon, Kaliber38news.com - Jalur utama desa di Desa Sidamulya, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, putus akibat tergerus banjir, pada Kamis malam, 23 Januari 2025. Hujan deras dan debit air meningkat membuat jalan tergerus. 


Kurnadi, salah satu warga mengatakan bahwa terputusnya jalan desa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat hujan deras melanda wilayah ini sejak Kamis sore. "Jalan ini mulai tergerus sejak pukul 21.00," ujar Kurnadi, Jumat 24 Januari 2025.


Menurut Kurnadi, awalnya hanya sebagian kecil bagian jalan yang tergerus aliran air. Namun, karena karena debit air yang cukup besar dan deras, membuat pondasi jalan terus tergerus.


Pantauan di lokasi, jalur putus total, karena seluruh bagian jalan ambruk. Ada lubang sepanjang sekitar empat meter dengan diameter 1,5 meter.





"Sekarang tidak bisa dilintasi, jadi harus memutar lebih jauh," ujar Kurnadi.


Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan. Karena, kata dia, jalur tersebut merupakan salah satu jalur utama warga untuk menghubungka desa disekitarnya.


"Harapan saya, semoga segera diperbaiki, supaya mempermudah aktivitas warga," jelas Kurnadi.


Pewarta : Bang Yo




Cirebon, Kaliber38news.com - Jalur utama desa di Desa Sidamulya, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, putus akibat tergerus banjir, pada Kamis malam, 23 Januari 2025. Hujan deras dan debit air meningkat membuat jalan tergerus. 


Kurnadi, salah satu warga mengatakan bahwa terputusnya jalan desa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat hujan deras melanda wilayah ini sejak Kamis sore. "Jalan ini mulai tergerus sejak pukul 21.00," ujar Kurnadi, Jumat 24 Januari 2025.


Menurut Kurnadi, awalnya hanya sebagian kecil bagian jalan yang tergerus aliran air. Namun, karena karena debit air yang cukup besar dan deras, membuat pondasi jalan terus tergerus.


Pantauan di lokasi, jalur putus total, karena seluruh bagian jalan ambruk. Ada lubang sepanjang sekitar empat meter dengan diameter 1,5 meter.





"Sekarang tidak bisa dilintasi, jadi harus memutar lebih jauh," ujar Kurnadi.


Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan. Karena, kata dia, jalur tersebut merupakan salah satu jalur utama warga untuk menghubungka desa disekitarnya.


"Harapan saya, semoga segera diperbaiki, supaya mempermudah aktivitas warga," jelas Kurnadi.


Pewarta : Bang Yo

Komentar

Tampilkan

  • Hujan Deras Mengguyur Wilayah Kabupaten Cirebon Mengakibatkan Akses Jalan Di Desa Sidamulnya Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon, Terputus Cirebon, Kaliber38news.com - Jalur utama desa di Desa Sidamulya, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, putus akibat tergerus banjir, pada Kamis malam, 23 Januari 2025. Hujan deras dan debit air meningkat membuat jalan tergerus. Kurnadi, salah satu warga mengatakan bahwa terputusnya jalan desa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat hujan deras melanda wilayah ini sejak Kamis sore. "Jalan ini mulai tergerus sejak pukul 21.00," ujar Kurnadi, Jumat 24 Januari 2025. Menurut Kurnadi, awalnya hanya sebagian kecil bagian jalan yang tergerus aliran air. Namun, karena karena debit air yang cukup besar dan deras, membuat pondasi jalan terus tergerus. Pantauan di lokasi, jalur putus total, karena seluruh bagian jalan ambruk. Ada lubang sepanjang sekitar empat meter dengan diameter 1,5 meter. "Sekarang tidak bisa dilintasi, jadi harus memutar lebih jauh," ujar Kurnadi. Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan. Karena, kata dia, jalur tersebut merupakan salah satu jalur utama warga untuk menghubungka desa disekitarnya. "Harapan saya, semoga segera diperbaiki, supaya mempermudah aktivitas warga," jelas Kurnadi. Pewarta : Bang Yo
  • 0

Terkini Lainnya