Pasaman, kaliber38news.com Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhor) Provinsi Sumatera Barat, Wirman, mengakui bahwa tidak seluruh paket kegiatan Jalan Usaha Tani (JUT) telah dilakukan Final Hand Over (FHO) atau serah terima akhir pekerjaan.
Hal tersebut disampaikan Wirman saat dimintai keterangan terkait progres pelaksanaan kegiatan JUT. “Sebahagian besar sudah. Masih ada beberapa yang sedang berlangsung,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa masih terdapat paket JUT yang belum rampung meski sebagian lainnya telah diserahterimakan. Namun hingga kini, Distanhor Sumbar belum merinci paket mana saja yang telah FHO dan paket mana yang masih berjalan.
Kondisi ini memicu perhatian publik, terutama pada paket-paket JUT yang masa kontraknya dilaporkan telah berakhir namun progres fisiknya belum mencapai 100 persen. Salah satunya adalah JUT Lokasi 19 di Kabupaten Pasaman, yang sebelumnya disorot karena persoalan papan proyek dan progres pekerjaan yang disebut baru sekitar 85 persen.
Selain progres fisik, publik juga menunggu kejelasan mengenai status administrasi proyek, khususnya apakah terdapat adendum perpanjangan waktu bagi paket yang belum selesai meski masa kontrak telah berakhir.
Sebagai proyek yang dibiayai anggaran negara, kegiatan JUT dituntut tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga tertib administrasi dan transparan kepada masyarakat. Kejelasan mengenai status FHO dan dasar hukum kelanjutan pekerjaan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik.
Distanhor Sumbar diharapkan segera memberikan penjelasan rinci terkait daftar paket JUT yang telah diserahterimakan serta langkah pengawasan terhadap paket yang masih berlangsung.
( Abdi )


