Iklan

Iklan

Bupati Pasaman, Wally Suhery: Ramadhan Jangan Jadikan Alasan Turunkan Produktivitas Kerja

Kaliber38 News
, February 17, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T07:58:11Z


 

 


Pasaman, kaliber38news.com  Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pasaman mengawali rangkaian kegiatan dengan penegasan arah pembangunan dan percepatan kinerja administrasi. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Welly Suhery dalam wirid pengajian dan doa bersama di Masjid Agung Al-Muttaqin, Pasaman Islamic Center, Rabu (18/2/2026).

 

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Parulian, Sekretaris Daerah Yudesri, staf ahli, para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta aparatur sipil negara (ASN) lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Welly menekankan bahwa Ramadhan bukan alasan untuk menurunkan produktivitas kerja. Ia meminta seluruh OPD mempercepat penyelesaian berbagai laporan strategis pemerintahan dengan mengedepankan akurasi dan sinkronisasi data. Adapun laporan yang menjadi perhatian meliputi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj), Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), serta Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP).

 

"Tidak boleh ada keterlambatan, ketidaksinkronan data, ataupun sikap saling menunggu. Akuntabilitas administrasi merupakan cerminan profesionalitas sekaligus marwah Pemerintah Kabupaten Pasaman," ujarnya.

 

Bupati juga mengingatkan pentingnya koordinasi antar-OPD serta menghindari ego sektoral guna menjaga citra pemerintah daerah sebagai institusi yang tertib dan kredibel di hadapan publik. Ia mengajak seluruh ASN menyambut Ramadhan dengan membersihkan hati dan memperbaiki niat dalam bekerja.

 

"Mari kita sambut Ramadan dengan kelapangan hati. Jadikan bulan suci ini sebagai pemacu semangat untuk bekerja lebih tulus dan ikhlas dalam melayani masyarakat Pasaman," ucapnya.

 

Selain itu, Bupati Welly menetapkan prinsip Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai fondasi moral seluruh program pembangunan. Ia memerintahkan jajaran OPD untuk menuntaskan laporan strategis pemerintahan tepat waktu.

 

Menurutnya, filosofi ABS-SBK yang mengakar dalam kehidupan masyarakat Minangkabau harus menjadi nilai dasar dalam setiap kebijakan pemerintah daerah. Penguatan prinsip tersebut merupakan program unggulan pertama dari sepuluh program yang dicanangkan dan menjadi landasan moral bagi sembilan program prioritas lainnya.

 

"Semangat tersebut selanjutnya kita aktualisasikan dalam arah pembangunan daerah melalui 10 program unggulan. Penguatan prinsip ABS-SBK memiliki posisi strategis, tidak hanya sebagai agenda tersendiri, tetapi juga menjadi fondasi nilai yang menjiwai dan membimbing pelaksanaan sembilan program lainnya," jelas Welly Suhery.

 

Ia menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada capaian fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pembentukan karakter masyarakat yang berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab. "Inilah makna pembangunan yang utuh kuat secara struktural sekaligus kokoh secara moral," katanya.

 

Sementara itu, pada kesempatan wirid tersebut juga disampaikan tausiyah oleh Ustad Masri. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa serta memperbaiki hubungan antarsesama melalui saling memaafkan sebagai bagian dari persiapan menyambut Ramadhan.

 

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Pasaman, dilanjutkan dengan tradisi bersalam-salaman antara Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran pejabat serta ASN.

 

(Abdi Novirta)

Komentar

Tampilkan

  • Bupati Pasaman, Wally Suhery: Ramadhan Jangan Jadikan Alasan Turunkan Produktivitas Kerja
  • 0

Terkini Lainnya