Palembang, kaliber38news.com Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang menerima kunjungan dari salah satu pengurus masjid di kawasan Km 11 yang mengajukan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di tingkat masjid dan mushola, dilaksanakan di ruangan baznas kota Palembang.
"Dalam kesempatan tersebut, Baznas mengimbau seluruh masjid dan mushola di Kota Palembang yang belum membentuk UPZ agar segera mengajukan permohonan kepada Baznas untuk diterbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan,selasa (31/03/2026).
“yang diwawancarai oleh awak media Pembentukan UPZ ini sangat penting, karena pengurusnya bukan sekadar panitia, tetapi berstatus sebagai amil zakat yang berada di bawah koordinasi Baznas. Dengan demikian, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dapat berjalan lebih terarah dan profesional,” ujar pihak Baznas.
"Baznas juga menegaskan komitmennya untuk membantu proses pembentukan hingga penerbitan SK, sehingga kepengurusan UPZ dapat segera aktif dalam menjalankan kegiatan pengumpulan dan penyaluran dana umat.
"Selain menerima kunjungan dari pengurus masjid Km 11, Baznas juga didampingi oleh perwakilan dari Kabupaten Banyuasin dalam proses tersebut.
"Di hari yang sama, Baznas turut menghadiri rapat bersama Wali Kota Palembang di Bappeda terkait rencana kunjungan kementerian pusat dalam rangka pembahasan program nasional pembangunan sejuta rumah.
"Dalam rapat tersebut, berbagai unsur pemerintah dilibatkan, mulai dari lurah, camat, dinas terkait hingga pengembang. Baznas diundang untuk memberikan data dukungan, khususnya terkait bantuan pembangunan rumah bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini telah dilakukan.
“Program sejuta rumah ini merupakan program Presiden yang sangat baik untuk membantu masyarakat miskin. Pemerintah daerah berperan dalam menyiapkan data dan lahan, sementara pelaksanaan akan dikoordinasikan oleh kementerian terkait,” jelasnya.
"Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak sangat penting agar program tersebut tepat sasaran, mengingat banyaknya masyarakat yang membutuhkan bantuan perumahan.
"Baznas berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai elemen masyarakat dapat terus terjalin, sehingga program-program strategis nasional dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan, karena data penerima bantuan umumnya sudah terhimpun di tingkat tersebut,” tutupnya.(**)


