Iklan

Iklan

Empat Tahun Menanti Kejelasan, Orang Tua Tiara Fadilla Akhirnya Lega Usai Diterima Kapolda Sumbar

Kaliber38 News
, January 16, 2026 WIB Last Updated 2026-01-17T00:55:35Z




Sumbar, kaliber38newa com Setelah empat tahun menyimpan duka dan tanda tanya atas kepergian putrinya, Tiara Fadilla, orang tua korban akhirnya merasakan kelegaan dan ketenangan batin usai mendapat penjelasan langsung dari Kapolda Sumatera Barat. Melalui mediasi dan gelar perkara khusus yang digelar di Mapolda Sumbar, seluruh keluh kesah dan keraguan yang selama ini membebani hati keluarga korban dijawab secara terbuka, objektif, dan humanis.


Peristiwa yang menimpa Tiara Fadilla merupakan kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Februari 2021 di wilayah hukum Polres Payakumbuh. Perkara tersebut telah diproses sesuai ketentuan hukum hingga tuntas, mulai dari penanganan awal oleh Satlantas, pelimpahan ke Kejaksaan Negeri Payakumbuh setelah berkas dinyatakan lengkap (P-21), hingga diputus oleh Pengadilan Negeri Payakumbuh. Namun demikian, orang tua korban masih menyimpan sejumlah pertanyaan yang membuatnya merasa belum sepenuhnya menerima peristiwa tersebut.


Dalam pertemuan bersama Kapolda Sumbar yang dihadiri pejabat utama Polda serta mantan pejabat dan penyidik terkait, Kapolda secara langsung meminta tanggapan dan perasaan ibu korban setelah menerima penjelasan menyeluruh. Menanggapi hal tersebut, ibu korban menyampaikan rasa lega dan kepuasan batin.


“Alhamdulillah, sekarang saya sudah lega. Semua sudah diterangkan seterang-terangnya. Dulu saya kira luka anak saya parah dan ada bekas cekikan, tapi setelah dijelaskan secara medis, ternyata hanya lecet dan lebam mayat. Sekarang saya paham,” ujar ibu korban dengan nada haru.


Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sikap terbuka dan empati yang ditunjukkan Kapolda Sumbar. Menurutnya, pengalaman tersebut berbeda dengan yang ia rasakan pada penanganan awal beberapa tahun lalu. “Saya sangat berterima kasih bisa bertemu langsung dengan Bapak Kapolda. Di sini saya merasa benar-benar didengar dan diperlakukan dengan baik,” ungkapnya.


Kapolda Sumbar menegaskan bahwa penyelesaian perkara lama yang masih menyisakan beban emosional bagi masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab moral institusi. “Kami bekerja bukan hanya untuk menjalankan tugas, tetapi juga sebagai tanggung jawab dunia dan akhirat. Yang terpenting sekarang, Ibu sudah mendapatkan kejelasan dan ketenangan,” tutur Kapolda.


Tak hanya memberikan kepastian hukum, Kapolda Sumbar juga menunjukkan kepedulian kemanusiaan terhadap kondisi keluarga korban. Dalam dialog tersebut terungkap kesulitan ekonomi yang dialami keluarga, khususnya terkait biaya Praktek Kerja Lapangan (PKL) anak korban yang lain. Menyikapi hal itu, Kapolda langsung menginstruksikan jajaran untuk memfasilitasi PKL di lingkungan Polda atau Polres agar meringankan beban keluarga.


“Nanti soal tempat PKL akan kita bantu. Bisa di Humas atau Lantas, jadi Ibu tidak perlu pusing lagi soal tempat PKLnya” ujar Kapolda Sumbar.


Mendengar hal tersebut, ibu korban kembali menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. Ia mengaku beban pikirannya selama ini akhirnya terangkat. “Terima kasih banyak, Pak. Saya benar-benar lega sekarang. Bukan hanya soal anak saya yang meninggal, tapi juga masa depan anak saya yang lain juga diperhatikan,” tutupnya.


Langkah ini mencerminkan komitmen Polda Sumatera Barat dalam mengedepankan transparansi, empati, dan pendekatan humanis, sekaligus membuktikan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. ( Abdi Novirta )

Komentar

Tampilkan

  • Empat Tahun Menanti Kejelasan, Orang Tua Tiara Fadilla Akhirnya Lega Usai Diterima Kapolda Sumbar
  • 0

Terkini Lainnya