Lebak – Senyum para siswa terlihat menghiasi suasana pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Cilangkahan 4 Malingping, Kabupaten Lebak, Senin (25/5/2026). Program yang berada di bawah naungan Badan Gizi Nasional tersebut kembali menyalurkan ribuan porsi makanan sehat sebagai bentuk nyata perhatian terhadap tumbuh kembang generasi muda.
Sebanyak 1.860 porsi makanan bergizi disiapkan dan didistribusikan kepada para penerima manfaat. Menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, telur balado, tumis kol dan labu siam, tahu, serta buah jeruk. Sementara bagi siswa dengan alergi nasi, disediakan menu pengganti berupa kentang sebagai sumber karbohidrat alternatif.
Tidak sekadar mengenyangkan, menu MBG hari ini juga dirancang dengan komposisi gizi yang seimbang. Berdasarkan data yang ditampilkan, porsi kecil mengandung energi sebesar 535,74 kkal dengan protein 17,98 gram, sedangkan porsi besar mencapai 815,63 kkal dengan kandungan protein 24,36 gram.
Pantauan awak media di lokasi menunjukkan proses pengolahan makanan dilakukan secara higienis dan terorganisir. Para petugas terlihat menggunakan perlengkapan kesehatan lengkap saat menyiapkan makanan sebelum dibagikan kepada para siswa.
Mitra pengelola dapur, Dadan Buldani, didampingi tim pengelola SPPG Cilangkahan 4, menegaskan bahwa program MBG bukan hanya tentang pembagian makanan, tetapi juga bagian dari investasi masa depan generasi bangsa.
> “Kami berupaya menjaga kualitas makanan, kebersihan, dan keseimbangan gizi agar anak-anak mendapatkan asupan yang baik setiap harinya. Harapannya program ini dapat membantu menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan lebih semangat dalam belajar,” ujar Dadan Buldani.
Antusiasme juga terlihat dari para siswa penerima manfaat. Mereka mengaku senang dengan menu makanan yang diberikan karena rasanya enak dan membuat suasana belajar menjadi lebih bersemangat.
> “Makanannya enak, ada telur, sayur, dan buah juga. Jadi tambah semangat belajar di sekolah,” ungkap salah seorang siswa sambil tersenyum.
Program MBG kini tidak hanya dipandang sebagai bantuan pangan semata, melainkan menjadi simbol kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan anak-anak Indonesia. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu membantu pemenuhan gizi siswa sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini.
Pantauan awak media Tabloid Pilar Post, program MBG di wilayah Malingping menjadi salah satu langkah nyata yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus menghadirkan harapan baru bagi terciptanya generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkualitas.(Ifan)


